Wah.. liburan selama 3 bulan ini sangat sangat sangatlah berkesan.. Terkesan agak "gila".. Disini "gila" dalam arti gila yang sesungguhnya maupun gila yang artinya "dasyat".. hahahahaha.. Meraasa ada yang janggal? ya itulah yang dimaksud "gila" dalam hal ini, semua di terjang, semua dinikmati (walau kadang perih..)..
Diawali dengan sedihnya kisah cinta yang kandas.. pulang Indo dengan keadaan hancur, sepi, kangen, kecewa, marah.. dimana pengen teriak dan pengen semua orang tau kalau itu bukan salahku.. Dimana hati ini merasa ada yang kurang dengan keadaan yang tiba2 berubah.. Dimana hati ini merasa butuh orang disisi.. Dimana hati ini masi ingin bertemu walau sudah kecewa.. Dimana masih belum bisa menerima keadaan yang sudah berubah..
Lalu dilanjutkan dengan rutinitas les komputer di sini.. Tiap hari les, selama kurang lebih sebulan.. Yah, menyenangkan, walau masi sering menganggur juga.. Untungnya ada dudud dan kawan2 yang ngajak pergi, misalnya jalan2 ke Batu ato karaoke bersama.. Senang, walau kadang hati ini masi memendam rasa pahit dan menutupinya dengan senyuman dan canda tawa.. Terima kasih Tuhan sudah menghiburku lewat dudud dan F4..
Pada akhir Mei,tepatnya tgl 30 Mei, revolusi terjadi waktu sahabatku didi post notes buatku.. yah, soal melupakan vs mengampuni itu.. Inilah saat2 ketika hidupku diubah pelan2, belajar untuk mengampuni dan menerima keadaan yang ada.. Disinilah titik kebangiktanku dari rasa pahit yang bertubi-tubi.. Terima kasih Tuhan sudah menjaga dan menguatkanku lewat didi..
Pertengahan bulan Juni, kembali ke rumah asal di Madura.. Walau pendek, tetap hometown itu sangat menyenangkan.. Sawah, gudang, sate lalat, soto Madura, nenek.. Disinilah awal dimulai rutinitas baru, yaitu smsan dengan didi.. Memang kami berbeda, kadang kurang nyantol, tp justru itu tiba2 menjadi sesuatu yang mengasyikkan.. hihihi.. Selain itu foto2 di sawah juga lumayan menarik2, sayangnya butuh model (silahkan daftar di komentar bagian bawah setelah baca ini.. hahaha..)
Nah,akhir bulan Juni, kembali ke Malang dengan hati senang dan jadwal bertemu dan hang out bersama teman2.. Tak sabar pula menunggu datangnya awal Juli, karena kami ikut ret2 remaja Zion di Batu.. Ret2 kali ini begitu berkesan, walau kami menjadi "tua-tua" alias "tamu" alias "remaja lanjutan".. Kebersamaan yang tak terbayangkan datang! Wah.. selama 2 malam kami bercanda tawa sampai subuh,serasa kembali lagi ke masa2 indah yang dulu.. Terima kasih Tuhan, Engkau sudah memberikan kenangan yang indah buat kami..
Lanjut di bulan July, menjadi bulan yang sangat berkesan.. Bbq di taman umum dan terbuka seru sekali, langit yang indah berwarna biru dengan ditaburi bintang2 juga sangat sangat sangat indah.. Pada akhir July, ada acara maraton mulai dari nonton,rujakan,PUT komisi wanita, bns, sampai pelayanan bersama..
Sungguh, tak henti2nya aku bersyukur untuk semua yang terjadi..
Special thanks to Papi Yesus, buat karyaNya selama ini..Dia nyata dalam hidupKu.. Sungguh, ketika aku lemah, disitulah aku merasa kuat.. Thanks Dad!
Tidak menurut urutan yang benar, special thanks and credits to:
Papi, Mami, dudud, didi, yohan, roy, jopie, alex, santos, debrina, dicky, ucok, lz Janice, kak Rony, kak Sony, lz David, Yesi, kaka, aristo, natan, lukas, tumi, c sasa, sheilla, yudha, angga, martin, karin.
Aku tak bisa berbuat apa2, hanya segudang terima kasih dariku karena kalian sudah mengisi hari2ku.. Sampai bertemu kembali.. Take care, God bless. =)
Sunday, August 2, 2009
Friday, July 3, 2009
Jalan selalu tak memihakku..
Dedicated untuk ketiga sahabat,ompol,maupun teman dekatku.
Terima kasih untuk semua.. Selamat membaca.. XD
Dari saya.
Jalan selalu tak memihak kepadaku. Keadaan selalu tak memihak kepadaku.
Apa yang aku hadapi selalu seperti "tidak mujur". Lalu aku berusaha untuk mempunyai sesuatu yg seharusnya orang seumuranku punya,tp jalan ku yg berbeda memaksaku untuk harus mencari benda lain dari awal lagi. Sulit, hanya itu yg aku rasakan. Entah ini hanya terjadi padaku saja atau tidak.
Dari lahir, aku diciptakan dengan mata yg tidak sempurna. Aku juga diciptakan dengan kulit yg tidak sama dgn gadis2 pada umumnya. Aku juga ingin bisa seperti mereka. Aku juga ingin bisa bergaya seperti mereka.
Selain itu, aku diciptakan dengan jari2 yang pendek. Sulit untukku bermain gitar,karena jariku tidak cukup pnjg untuk menekan senar2nya. Sulit untukku bermain piano,karena jariku tidak cukup pjng untuk menekan ke dua do secara bersamaan (1 oktav).
Lalu sejak remaja, pergaulanku sempit karena aku masuk SMP baru angkatan pertama, dimana muridnya masih sedikit. Aku juga tidak pernah merasakan rasanya promnight ataupun bazaar skolah.
Skolah baru ini juga tidak men-support tentang seni dan masalah2 sosial. Ini menjadi hambatan besar untukku ketika masuk perguruan tinggi. Ya, aku sangatlah terbelakang soal seni. Aku harus kerja banting tulang untuk meraih prestasi "cukup" di kelas.
Banyak waktuku tersita, hasilnya kadang tidak memuaskan.
Lalu.. Untuk apakah semua ini?
Aku hanya bisa berdoa dan yakin bahwa ini adalah beberapa bagian dari rencanaNya yg sempurna untukku. Tuhan, apa yg Engkau ingini dari aku?
Aku berterima kasih untuk semua.
Karena meskipun keadaanku sulit, belum tentu orang lain mempunyai keluarga dan sahabat2 dan teman2 sepertiku.
Karena meskipun mataku tidak normal, aku masih bisa melihat. Meskipun kulitku tidak normal, aku masi mempunyai bagian tubuh yg lengkap.
Karena meskipun jariku pendek, aku bangga akan jari2ku. Engkau memberikan talenta seni yg lebih dari cukup.
Karena meskipun pergaulanku sempit, aku tetap terjaga dari kehidupan ganas dan kotor diluar sana. Karena meskipun aku tidak tau rasanya promnight atau bazaar sekolah, aku masih bisa menjalin persahabatan yg indah dengan mereka.
Karena meskipun aku harus bekerja membanting tulang, aku masih diberi kejutan2 kecil tiap harinya untuk memberiku semangat baru.
Tuhan, terima kasih. Untuk semuanya. Disaat yg tidak menentu,Engkau menjagaku merawatku melindungiku memberikan pertolongan untukku.
Secara khusus, ketika aku jatuh tersungkur,Engkau mengangkatku kembali. Aku tau Tuhanku itu hidup.
Tuhan,apa yg Engkau inginkan untuk kulakukan?
Terima kasih untuk semua.. Selamat membaca.. XD
Dari saya.
Jalan selalu tak memihak kepadaku. Keadaan selalu tak memihak kepadaku.
Apa yang aku hadapi selalu seperti "tidak mujur". Lalu aku berusaha untuk mempunyai sesuatu yg seharusnya orang seumuranku punya,tp jalan ku yg berbeda memaksaku untuk harus mencari benda lain dari awal lagi. Sulit, hanya itu yg aku rasakan. Entah ini hanya terjadi padaku saja atau tidak.
Dari lahir, aku diciptakan dengan mata yg tidak sempurna. Aku juga diciptakan dengan kulit yg tidak sama dgn gadis2 pada umumnya. Aku juga ingin bisa seperti mereka. Aku juga ingin bisa bergaya seperti mereka.
Selain itu, aku diciptakan dengan jari2 yang pendek. Sulit untukku bermain gitar,karena jariku tidak cukup pnjg untuk menekan senar2nya. Sulit untukku bermain piano,karena jariku tidak cukup pjng untuk menekan ke dua do secara bersamaan (1 oktav).
Lalu sejak remaja, pergaulanku sempit karena aku masuk SMP baru angkatan pertama, dimana muridnya masih sedikit. Aku juga tidak pernah merasakan rasanya promnight ataupun bazaar skolah.
Skolah baru ini juga tidak men-support tentang seni dan masalah2 sosial. Ini menjadi hambatan besar untukku ketika masuk perguruan tinggi. Ya, aku sangatlah terbelakang soal seni. Aku harus kerja banting tulang untuk meraih prestasi "cukup" di kelas.
Banyak waktuku tersita, hasilnya kadang tidak memuaskan.
Lalu.. Untuk apakah semua ini?
Aku hanya bisa berdoa dan yakin bahwa ini adalah beberapa bagian dari rencanaNya yg sempurna untukku. Tuhan, apa yg Engkau ingini dari aku?
Aku berterima kasih untuk semua.
Karena meskipun keadaanku sulit, belum tentu orang lain mempunyai keluarga dan sahabat2 dan teman2 sepertiku.
Karena meskipun mataku tidak normal, aku masih bisa melihat. Meskipun kulitku tidak normal, aku masi mempunyai bagian tubuh yg lengkap.
Karena meskipun jariku pendek, aku bangga akan jari2ku. Engkau memberikan talenta seni yg lebih dari cukup.
Karena meskipun pergaulanku sempit, aku tetap terjaga dari kehidupan ganas dan kotor diluar sana. Karena meskipun aku tidak tau rasanya promnight atau bazaar sekolah, aku masih bisa menjalin persahabatan yg indah dengan mereka.
Karena meskipun aku harus bekerja membanting tulang, aku masih diberi kejutan2 kecil tiap harinya untuk memberiku semangat baru.
Tuhan, terima kasih. Untuk semuanya. Disaat yg tidak menentu,Engkau menjagaku merawatku melindungiku memberikan pertolongan untukku.
Secara khusus, ketika aku jatuh tersungkur,Engkau mengangkatku kembali. Aku tau Tuhanku itu hidup.
Tuhan,apa yg Engkau inginkan untuk kulakukan?
Tuesday, June 9, 2009
Rumus orang pacaran..
Ini adalah rumus dasar orang pacaran long distance:
1 hari = 1 minggu
1 minggu = 1 bulan
1 bulan = 3 bulan
3 minggu = 6 bulan
1 bulan = 1 taun
So, 1 hari = 1 taun juga..
hahahahahahaha..
Kutemukan rumus ini waktu mengalaminya.. XD
yang tak tersampaikan..
Dear mr.X,
Banyak hal yang sebenarnya ingin kubicarakan secara sepihak, tapi memang sudah ga bisa.. Ini aku tuliskan apa yang sudah aku tulis tp ga sempat aku sampaikan, meskipun km mungkin ga akan pernah baca.. Untuk terakhir kalinya, memang aku sudah mau menghapus semuanya, biarkan aku bisa melewati masa2 sulit ini..
Andai waktu terhenti,
Ku tak mau berganti.
Saat2 yang indah ini,
selamanya tak akan terganti.
Mungkin mustahil tuk terjadi,
dan akupun harus pergi,
tapi suatu saat nanti,
kita pasti bertemu lagi.
Tiap hari setelah itu, aku menemukan hal2 tentang dirimu dan mereka. Mungkin aku tak seharusnya tau. Karena kenyataannya, itu semua menyakitkan. Mungkin aku yang tidak siap, ato sebaliknya? Aku dulu buta, ini semua merupakan hal bodoh yang memalukan. Mencoba menutupi semuanya, tapi percuma. Aku malu, dan sangat menyesal. Bagi mereka, ini mungkin sudah biasa. Tapi bagiku, ini seperti makan ikan tanpa membuang duri2nya. Gagal menikmati hidangan, durinya merobek seluruh saluran perncernaan yang terlalui.
Terus terang aku ini capek. Selalu begini jadinya. Kenyataannya aku ga bisa maksa km jujur. Kenapa km sengaja kayak gini? Coba pikirkan perasaanku. Kalo memang km ga merasa bersalah dan merasa tindakanmu ini biasa2 aja, ya terserah. Tandanya kita ini ga cocok, karena pemahaman kita juga lain.
Sekian dulu. Selamat tinggal.
Con.
Sunday, May 31, 2009
Terima kasih sahabatku..
Ini ada notes yang dibuat oleh sobatku, benar2 jadi berkat meskipun dia harus menjalani ini juga. Smoga kalian yang baca juga mendapatkan berkat ya.. (Sobat, paling bawah..)
melupakan vs mengampuni
itu hal yang setidaknya aku dapat dari khotbah di komisi pemuda zion GKT III. (saturday, may 30, 2009)
walau dapet hanya se-cuplik tentang hal itu, pikiran mulai jalan... berpikir... memperlebar semuanya agar menjadi lebih jelas...
Lz. Andrew bilang,"..melupakan tidak bisa menyelesaikan masalah, tapi mengampuni lah yang bisa menyelesaikan masalah.."
sejenak keluar dari pola pikir yang sempit ke arah yang lebih luas... teringat pada 2 sahabatku... sahabat yang hilang dan sahabat yang kehilangan...
di + seperti ini oleh Lz. Andrew,"..seperti orang yang luka misalnya ada luka besar di daerah siku tangan kanan.."
mencoba keluar lg dan membayangkan...
/*bayangkan kamu terjatuh dari sepeda motor dan siku kananmu tergores aspal sejauh 0.5 m, apa luka yang ditimbulkan? pastinya berdarah dan mengelupas*/
dari bayangan itu, lanjut ke kata-kata Lz. Andrew,"..pasti kamu berusaha melindunginya dalam masa penyembuhan tangan mu kan? kalau luka itu belum kering, kamu pasti hati-hati dengan luka itu, menjaga supaya debu atau pasir /*kotoran kecil*/ masuk ke dalamnya.."
ya memang kan begitu sewajarnya? kalo kita biarkan masuk malah infeksi ntar... nah itulah titik utama di sini... sama seperti hal untuk mengampuni...
dulu aku pernah membaca cerita tentang ayah dan anak nya.
anak yang begitu bandel dan suka melukai perasaan orang lain. ayah ini memberikan paku kepada anaknya dengan maksud bila si anak melakukan hal yang menyakiti orang lain, maka ia harus memaku paku itu di pagar halaman rumahnya. si anak setuju walau tanpa tahu arti dari yang dia lakukan...
hari pertama si anak memaku 37 buah paku... si anak merasa banyak sekali,, lama kelamaan anak itu sadar dan berusaha mengurangi jumlah paku yang ia paku di pagar... hari berikutnya menjadi 26... berikutnya menjadi 13... berikutnya 3... sampai suatu hari si anak tidak memaku satu paku pun...
si anak berlari ke ayahnya dan berkata bahwa dia berhasil untuk menahan diri dan hasilna dia tidak memaku satu paku pun di sana... lalu sang ayah berkata lg kepada anaknya, tiap kali anak itu bisa mengampuni orang, lepas satu paku dari pagar itu...
si anak melakukan lg tanpa mengetahu maksud yang jelas... dia berusaha memaafkan orang sedikit demi sedikit sampai suatu saat dia berhasil mencabut semua paku yang ada di pagar...
si anak kembali ke ayah dan berkata bahwa dia bisa mencabut semua paku itu. lalu ayah membawa anak itu ke depan pagar yang telah ia cabut semua pakunya dan ayahnya berkata,"lihatlah, kamu bisa menyakiti orang dan memaafkannya tetapi luka itu membekas seperti paku yang telah kamu cabut dari pagar ini. bekasnya tidak bisa hilang walaupun kamu meminta maaf beribu ribu kali..."
dari cerita itu belajar bahwa jangan menyakiti orang lain, terutama di hati... sekali membuat luka di hati seseorang, walau meminta maaf, bekasnya nak! bisa kah kamu menghilangkannya...?
dahulu cerita itu berhenti sampai di sana saja... tapi saya sekarang bisa melanjutkannya dengan menarik lebih jauh lagi pikiran ini... setelah ada bekas luka, apa yang bisa dilakukan orang yang mempunyai luka itu...?
kembali ke luka yang sebenarnya di siku tangan kanan... saat masih belum kering kamu melindunginya dengan hati hati kan sampai luka itu kering dan tumbuh kuliat baru yang menutupinya... memang kulit sudah menutupinya tapi pasti ada bekas gores kan...? (tidak semulus seperti sebelum kamu jatuh)
saat masih belum kering, kamu selalu sebal terhadap orang yang menyebabkan luka itu(orang yang menabrak kamu) tetapi ketika luka itu tertutup kulit baru dan setiap kali kamu melihat bekas itu pasti teringat dengan peristiwa yang menyebabkannya juga... tetapi perlahan kamu sudah tidak marah lagi dengan orang itu karena luka itu seudah beres, walau ada bekas yang bisa mengingatkan... tetapi masalah selesai sudah...
sekarang untuk luka di hati... saat kamu dilukai, terutama hatimu, seringkali kamu sulit memaafkan orang yang menimbulkan luka itu... kenapa...? karena kamu tidak merawat luka di hatimu itu... kamu membiarkan debu dan pasir yang kecil itu masuk...(artinya debu dan pasir adalah masalah-masalah kecil yang mengungkit-ungkit luka itu)
understand...?
(ex: kamu sakit hati karena ditinggal doi, dan kamu bilang mau melupakannya, tetapi baru saja mendengar orang lain berkata bahwa doi mu jalan dengan orang lain, tanpa tahu kebenarannya, kamu langsung panas dan sakit hati)
melupakan itu ga menyelesaikan masalah nak! kamu sakit hati kembali, bahkan nangis, bahkan sampe gulung-gulung di lantai karena kamu panas... kenapa...? kamu ga melindungi dan merawat luka yang ada di hatimu... saat hal kecil(pasir atau debu) masuk, hal yang kecil saja membuatmu semakin sakit lagi... itulah letak kesalahannya!!
di sini titik baliknya...
kalau kamu tahu kamu sakit hati, berarti kamu harus merawatnya supaya sembuh... (seperti luka yang kamu rawat sampai tumbuh kulit baru) kalau kamu melindunginya dari hal-hal kecil, perlahan luka itu akan sembuh...
kalau luka di tangan kamu butuh perban, obat merah, dsb... kalau hati? apa yang dibutuhkan untuk luka itu?
jawabnya... WAKTU & MEMAAFKAN bukan melupakan!!
lindungi luka hatimu dengan waktu yang ada... butuh waktu yang lama... tetapi lindungi itu dengan sabar sampai luka itu sembuh... dan di saat luka itu sembuh kamu memang masih melihat bekasnya...
bandingkan dulu dengan luka sebenarnya, saat kulit baru tumbuh dan menutupinya, kamu tidak bingung lagi dengan debu yang beterbangan di sekelilingnya karena luka itu telah tertutupi... debu tidak akan masuk dan membuat luka lagi di sana...
sama denga hati yang telah sembuh lukanya. bekas ada tapi kamu juga tidak perlu takut akan hal-hal kecil yang datang mengungkit-ungkit masalah itu lagi. karena saat hal-hal itu datang untuk mengungkit-ungkit, luka itu sudah tinggal bekas dan hal itu tidak akan melukai hatimu lagi... kenapa? karena kamu telah MEMAAFKAN dengan tulus...
masalah itu dihadapi, dan bila sakit hati, jangan pernah mengatakan kamu akan melupakannya dan semua akan beres... beres katamu? mimpi iya, beres gak!!
jadi yang harus kamu lakukan adalah mengampuni orang yang membuat luka itu selagi kamu merawat luka hatimu itu... waktu waktu waktu... semua akan baik baik saja...
hari ini kamu tidak bisa melihat orang itu, tetapi setelah waktu, memaafkan dan merawat kamu dapatkan dan lakukan..., lihat hasilnya... kamu akan bisa menatap mata orang itu dengan kuat... dan berkata...,"aku m-e-m-a-a-f-k-a-n mu sobat!!"
//saturday, may 30/2009 - 10.50 pm.
this is the end of this note! thanks to GOD, thanks to two of my best friend, thanks for all that happened in my life so i can write this notes...
//and finally i can take a rest...
hey 100%! let's do this! let's see the result someday, together...!
and for the last...
no need for formalities
Untuk sahabatku yang masih kerempeng,
Sobat, makasih banyak ya.. Hampir tiap kata itu nusuk, sakit.. Tp itu bener2 jadi berkat buatku, personally. Bersyukur sekali Tuhan boleh kasi kesempatan kita berteman, saling menguatkan. Dah ga bisa ngomong apa2 lagi aku, tp 1 hal yang pasti, semangatmu yang tulus bikin aku sadar + semangat lagi.
Sekali lagi sobat, terima kasih yaaa.
Con.
melupakan vs mengampuni
itu hal yang setidaknya aku dapat dari khotbah di komisi pemuda zion GKT III. (saturday, may 30, 2009)
walau dapet hanya se-cuplik tentang hal itu, pikiran mulai jalan... berpikir... memperlebar semuanya agar menjadi lebih jelas...
Lz. Andrew bilang,"..melupakan tidak bisa menyelesaikan masalah, tapi mengampuni lah yang bisa menyelesaikan masalah.."
sejenak keluar dari pola pikir yang sempit ke arah yang lebih luas... teringat pada 2 sahabatku... sahabat yang hilang dan sahabat yang kehilangan...
di + seperti ini oleh Lz. Andrew,"..seperti orang yang luka misalnya ada luka besar di daerah siku tangan kanan.."
mencoba keluar lg dan membayangkan...
/*bayangkan kamu terjatuh dari sepeda motor dan siku kananmu tergores aspal sejauh 0.5 m, apa luka yang ditimbulkan? pastinya berdarah dan mengelupas*/
dari bayangan itu, lanjut ke kata-kata Lz. Andrew,"..pasti kamu berusaha melindunginya dalam masa penyembuhan tangan mu kan? kalau luka itu belum kering, kamu pasti hati-hati dengan luka itu, menjaga supaya debu atau pasir /*kotoran kecil*/ masuk ke dalamnya.."
ya memang kan begitu sewajarnya? kalo kita biarkan masuk malah infeksi ntar... nah itulah titik utama di sini... sama seperti hal untuk mengampuni...
dulu aku pernah membaca cerita tentang ayah dan anak nya.
anak yang begitu bandel dan suka melukai perasaan orang lain. ayah ini memberikan paku kepada anaknya dengan maksud bila si anak melakukan hal yang menyakiti orang lain, maka ia harus memaku paku itu di pagar halaman rumahnya. si anak setuju walau tanpa tahu arti dari yang dia lakukan...
hari pertama si anak memaku 37 buah paku... si anak merasa banyak sekali,, lama kelamaan anak itu sadar dan berusaha mengurangi jumlah paku yang ia paku di pagar... hari berikutnya menjadi 26... berikutnya menjadi 13... berikutnya 3... sampai suatu hari si anak tidak memaku satu paku pun...
si anak berlari ke ayahnya dan berkata bahwa dia berhasil untuk menahan diri dan hasilna dia tidak memaku satu paku pun di sana... lalu sang ayah berkata lg kepada anaknya, tiap kali anak itu bisa mengampuni orang, lepas satu paku dari pagar itu...
si anak melakukan lg tanpa mengetahu maksud yang jelas... dia berusaha memaafkan orang sedikit demi sedikit sampai suatu saat dia berhasil mencabut semua paku yang ada di pagar...
si anak kembali ke ayah dan berkata bahwa dia bisa mencabut semua paku itu. lalu ayah membawa anak itu ke depan pagar yang telah ia cabut semua pakunya dan ayahnya berkata,"lihatlah, kamu bisa menyakiti orang dan memaafkannya tetapi luka itu membekas seperti paku yang telah kamu cabut dari pagar ini. bekasnya tidak bisa hilang walaupun kamu meminta maaf beribu ribu kali..."
dari cerita itu belajar bahwa jangan menyakiti orang lain, terutama di hati... sekali membuat luka di hati seseorang, walau meminta maaf, bekasnya nak! bisa kah kamu menghilangkannya...?
dahulu cerita itu berhenti sampai di sana saja... tapi saya sekarang bisa melanjutkannya dengan menarik lebih jauh lagi pikiran ini... setelah ada bekas luka, apa yang bisa dilakukan orang yang mempunyai luka itu...?
kembali ke luka yang sebenarnya di siku tangan kanan... saat masih belum kering kamu melindunginya dengan hati hati kan sampai luka itu kering dan tumbuh kuliat baru yang menutupinya... memang kulit sudah menutupinya tapi pasti ada bekas gores kan...? (tidak semulus seperti sebelum kamu jatuh)
saat masih belum kering, kamu selalu sebal terhadap orang yang menyebabkan luka itu(orang yang menabrak kamu) tetapi ketika luka itu tertutup kulit baru dan setiap kali kamu melihat bekas itu pasti teringat dengan peristiwa yang menyebabkannya juga... tetapi perlahan kamu sudah tidak marah lagi dengan orang itu karena luka itu seudah beres, walau ada bekas yang bisa mengingatkan... tetapi masalah selesai sudah...
sekarang untuk luka di hati... saat kamu dilukai, terutama hatimu, seringkali kamu sulit memaafkan orang yang menimbulkan luka itu... kenapa...? karena kamu tidak merawat luka di hatimu itu... kamu membiarkan debu dan pasir yang kecil itu masuk...(artinya debu dan pasir adalah masalah-masalah kecil yang mengungkit-ungkit luka itu)
understand...?
(ex: kamu sakit hati karena ditinggal doi, dan kamu bilang mau melupakannya, tetapi baru saja mendengar orang lain berkata bahwa doi mu jalan dengan orang lain, tanpa tahu kebenarannya, kamu langsung panas dan sakit hati)
melupakan itu ga menyelesaikan masalah nak! kamu sakit hati kembali, bahkan nangis, bahkan sampe gulung-gulung di lantai karena kamu panas... kenapa...? kamu ga melindungi dan merawat luka yang ada di hatimu... saat hal kecil(pasir atau debu) masuk, hal yang kecil saja membuatmu semakin sakit lagi... itulah letak kesalahannya!!
di sini titik baliknya...
kalau kamu tahu kamu sakit hati, berarti kamu harus merawatnya supaya sembuh... (seperti luka yang kamu rawat sampai tumbuh kulit baru) kalau kamu melindunginya dari hal-hal kecil, perlahan luka itu akan sembuh...
kalau luka di tangan kamu butuh perban, obat merah, dsb... kalau hati? apa yang dibutuhkan untuk luka itu?
jawabnya... WAKTU & MEMAAFKAN bukan melupakan!!
lindungi luka hatimu dengan waktu yang ada... butuh waktu yang lama... tetapi lindungi itu dengan sabar sampai luka itu sembuh... dan di saat luka itu sembuh kamu memang masih melihat bekasnya...
bandingkan dulu dengan luka sebenarnya, saat kulit baru tumbuh dan menutupinya, kamu tidak bingung lagi dengan debu yang beterbangan di sekelilingnya karena luka itu telah tertutupi... debu tidak akan masuk dan membuat luka lagi di sana...
sama denga hati yang telah sembuh lukanya. bekas ada tapi kamu juga tidak perlu takut akan hal-hal kecil yang datang mengungkit-ungkit masalah itu lagi. karena saat hal-hal itu datang untuk mengungkit-ungkit, luka itu sudah tinggal bekas dan hal itu tidak akan melukai hatimu lagi... kenapa? karena kamu telah MEMAAFKAN dengan tulus...
masalah itu dihadapi, dan bila sakit hati, jangan pernah mengatakan kamu akan melupakannya dan semua akan beres... beres katamu? mimpi iya, beres gak!!
jadi yang harus kamu lakukan adalah mengampuni orang yang membuat luka itu selagi kamu merawat luka hatimu itu... waktu waktu waktu... semua akan baik baik saja...
hari ini kamu tidak bisa melihat orang itu, tetapi setelah waktu, memaafkan dan merawat kamu dapatkan dan lakukan..., lihat hasilnya... kamu akan bisa menatap mata orang itu dengan kuat... dan berkata...,"aku m-e-m-a-a-f-k-a-n mu sobat!!"
//saturday, may 30/2009 - 10.50 pm.
this is the end of this note! thanks to GOD, thanks to two of my best friend, thanks for all that happened in my life so i can write this notes...
//and finally i can take a rest...
hey 100%! let's do this! let's see the result someday, together...!
and for the last...
no need for formalities
GOD bless!
Untuk sahabatku yang masih kerempeng,
Sobat, makasih banyak ya.. Hampir tiap kata itu nusuk, sakit.. Tp itu bener2 jadi berkat buatku, personally. Bersyukur sekali Tuhan boleh kasi kesempatan kita berteman, saling menguatkan. Dah ga bisa ngomong apa2 lagi aku, tp 1 hal yang pasti, semangatmu yang tulus bikin aku sadar + semangat lagi.
Sekali lagi sobat, terima kasih yaaa.
Con.
Wednesday, May 27, 2009
Ada band - Manusia Bodoh
Another old song..
Diperuntukkan untuk sahabatku yang juga kehilangan.. Memang sepertinya bodoh, tp itulah rasa sayang ya.. Ayo bangkit!!
Dahulu terasa indah
Tak ingin lupakan
Bermesraan selalu jadi Satu kenangan manis
Tiada yang salah
Hanya aku manusia bodoh
Yang biarkan semua ini permainkanku
Berulang ulang kali
Reff :
Mencoba bertahan sekuat hati
Layaknya karang yang dihempas sang ombak
Jalani hidup dalam buai belaka
Serahkan cinta tulus di dalam takdir
Tak ayal tingkah lakumu
Buatku putus asa
Kadang akal sehat ini
Tak cukup membendungnya
Hanya kepedihan
Yang selalu datang menertawakanku
Engkau belahan jiwa
Tega menari indah di atas tangisanku
Bridge :
Semua kisah pasti ada akhir
Yang harus dilalui
Begitu juga akhir kisah ini
Yakinku indah
Tapi sampai kapankah kuharus
Menanggungnya kutukan cinta ini
Bersemayam dalam kalbu
Diperuntukkan untuk sahabatku yang juga kehilangan.. Memang sepertinya bodoh, tp itulah rasa sayang ya.. Ayo bangkit!!
Dahulu terasa indah
Tak ingin lupakan
Bermesraan selalu jadi Satu kenangan manis
Tiada yang salah
Hanya aku manusia bodoh
Yang biarkan semua ini permainkanku
Berulang ulang kali
Reff :
Mencoba bertahan sekuat hati
Layaknya karang yang dihempas sang ombak
Jalani hidup dalam buai belaka
Serahkan cinta tulus di dalam takdir
Tak ayal tingkah lakumu
Buatku putus asa
Kadang akal sehat ini
Tak cukup membendungnya
Hanya kepedihan
Yang selalu datang menertawakanku
Engkau belahan jiwa
Tega menari indah di atas tangisanku
Bridge :
Semua kisah pasti ada akhir
Yang harus dilalui
Begitu juga akhir kisah ini
Yakinku indah
Tapi sampai kapankah kuharus
Menanggungnya kutukan cinta ini
Bersemayam dalam kalbu
Tuesday, May 5, 2009
When..
Well, it's been 10 days since I went back to Indonesia.
These days, I've got nothing to do at home. All I did was just watching television, specifically actress's gossips.
Quite a lot of weddings, but a lot more of divorce. Then I wondered why could that happened? When will a couple find their true love and wed and no divorce?
Then I found this statement:
"Love is just a feeling, but relationship is a commitment..."
And one more thing, he/she will find his/true love when they appreciate their partner. It is when they stop thinking "oh well.. there is always another woman/men outhere..". It is when they start thinking "I will not let this relationship down, and I will commit to this relationship no matter what will happen in the future, we will walk and face them together because we know that we are actually one"
Subscribe to:
Posts (Atom)