Wednesday, November 21, 2012

Perihal menegur

Note to myself from eRH today. I hope it reminds you too. Menegurlah dalam kasih! :D

Ungkapkanlah ketidaksetujuan kita dengan cara yang bijak, tidak kasar, apalagi sampai membunuh karakter seseorang. Sadarilah bahwa kita pun masih jatuh bangun dalam dosa dan membutuhkan kasih karunia.

TEGURAN DALAM KASIH SANGAT DIPERLUKAN. NAMUN, JIWA YANG SUKA MENGKRITIK DAPAT MENGHANCURKAN.

Monday, November 19, 2012

Perihal Raja Hizkia

Baca: 2 Tawarikh 29-31

"... Demikianlah perbuatan Hizkia di seluruh Yehuda. Ia melakukan apa yang baik, apa yang jujur, dan apa yang benar di hadapan TUHAN, Allahnya.
Dalam setiap usaha yang dimulainya untuk pelayanannya terhadap rumah Allah, dan untuk pelaksanaan Taurat dan perintah Allah, ia mencari Allahnya. Semuanya dilakukannya dengan segenap hati, sehingga segala usahanya berhasil."
(2 Taw 31: 20-21)

Mencintai Tuhan dengan segenap hati artinya membuat Dia nomor satu dalam segala hal yang kita lakukan sehari-hari.

God bless you, friends. Love your God with all your heart! :D

Saturday, November 10, 2012

Happy Birthday, Delvinah!

Umur berapa dirimu nduk?? #plak.

Untuk kawanku yang jauh disana, doaku sudah kutuliskan di bbm.. Nduk, just remember this:
(1 Petrus 5:7)
"Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu"

Before I sleep, HAPPY BIRTHDAY nduk depina! Last year I missed your day (upssss), this year I remember tapi sayang ga bisa ngerayain bareng.. Next time nduk ya! :D

Betewehhh, 10.11.12, tanggal hari ini bagussssss nduk... Dan beteweeeh (lagi), itu potonya waktu kamu masih sangat muda.. Jaman kamu baru aja beli Lancome (ato Estee lauder ya? Gw lupa *uda mulai pikun juga).

Con.

Sunday, October 28, 2012

Diingatkan kembali..

Menjadi kaya bukanlah tujuan utama didalam hidupmu, Coniii.. Tetapi jadilah seseorang yang mempunyai relasi yang hangat dengan Allah sejak kamu muda.. Pertahankan selalu sifat dan sikap seorang kristen sejati didalam dirimu.. Maka jadilah seseorang yang taat dan setia untuk dipakai menjadi alatNya..

Wednesday, October 24, 2012

Untuk kapanpun dan dimanapun~

(Ulangan 6:1-9)

1 "Inilah perintah, yakni ketetapan dan peraturan, yang aku ajarkan kepadamu atas perintah TUHAN, Allahmu, untuk dilakukan di negeri, ke mana kamu pergi untuk mendudukinya,
2 supaya seumur hidupmu engkau dan anak cucumu takut akan TUHAN, Allahmu, dan berpegang pada segala ketetapan dan perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu, dan supaya lanjut umurmu.
3 Maka dengarlah, hai orang Israel! Lakukanlah itu dengan setia, supaya baik keadaanmu, dan supaya kamu menjadi sangat banyak, seperti yang dijanjikan TUHAN, Allah nenek moyangmu, kepadamu di suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya.
4 Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!
5 Kasihilah TUHAN, Allahmu, dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu dan dengan segenap kekuatanmu.
6 Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan,
7 haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.
8 Haruslah juga engkau mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu,
9 dan haruslah engkau menuliskannya pada tiang pintu rumahmu dan pada pintu gerbangmu.

Monday, October 22, 2012

Note to myself

Orang yang sabar melebihi seorang pahlawan, orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota.
(Amsal 16:32)

#notetomyself :)

Friday, October 19, 2012

Lesson of the day

Sebelum sate saya juga baru nulis perihal komunikasi, eh tak disangka dan tak diduga ada penekanan lain dari sate hari ini, yaitu lemah lembut. Daaaan, saya bener2 harus belajar kedua hal ini.. Lebih tepatnya berkomunikasi dengan lemah lembut.. Waw.. (X_x)

Maap kawan2 kalo saya masih belom bisa bersikap dan berkata dengan lemah lembut. Next time tegur aja kalo saya ga ingat soal hal ini. :D
Cheers!

//

Bacaan : 1 Timotius 6:11-16
Nats: Tetapi engkau hai manusia Allah, jauhilah semuanya itu, kejarlah keadilan, ibadah, kesetiaan, kasih, kesabaran dan kelembutan. (1 Timotius 6:11)

Judul: MENGEJAR KELEMAHLEMBUTAN

Apa yang terlintas di pikiran Anda mendengar kata lemah lembut? Seorang yang feminin, gemulai dan bersuara halus? George Bethune pada tahun 1839 pernah menulis: "Mungkin tidak ada karunia yang lebih kurang didoakan atau diupayakan daripada karunia kelemahlembutan. Kelemahlembutan lebih dianggap sebagai kecenderungan alami atau sikap lahiriah daripada sebagai kualitas seorang pengikut Kristus. Jarang kita merenungkan bahwa tidak lemah lembut itu berarti dosa."

Mengejar kelemahlembutan rasanya tidak cocok dengan konteks sebuah "pertandingan iman" dalam pesan Paulus yang kita baca (ayat 12). Apa yang ia maksudkan? Paulus memakai kata "lemah lembut" untuk menggambarkan sikapnya yang meneladani Kristus ketika menegur jemaat Korintus (2 Korintus 10:1-2). Ia menghindari perkataan keras dan kasar, dan sebaliknya berusaha meluruskan pendapat atau tindakan yang keliru dengan sikap yang penuh penghormatan kepada orang lain. Kata ini juga dipakainya untuk menunjukkan bagaimana jemaat harus menolong, bukan merendahkan atau menggosipkan, saudara seiman yang jatuh dalam dosa (Galatia 6:1). Kalau kita perhatikan, nasihat-nasihat Paulus kepada Timotius juga berbicara tentang sikap yang demikian.

Jika orang terdekat Anda ditanya hari ini, akankah mereka mengatakan bahwa Anda adalah orang yang lemah lembut? Tuhan Yesus mengajak kita untuk belajar "lemah lembut" seperti diri-Nya (Matius 11:28). Salah satu buah yang rindu dihasilkan Roh Kudus dalam hidup kita adalah kelemahlembutan. Mari berusaha "mengejar" karunia ini, mohon Tuhan menata perkataan dan perilaku kita seperti Kristus: penuh kelemahlembutan. --ELS

KELEMAHLEMBUTAN ADALAH KEKUATAN, BUKAN KELEMAHAN IA DIHASILKAN OLEH ROH ALLAH YANG KUAT DAN MENGUATKAN