Saturday, September 4, 2010
Nothing will last forever?
With few exceptions, it's a yes. Almost everything will not last forever, neither happiness nor sorrow.
So, just enjoy everything that you've got today, or at least try. When you are in owesome condition, enjoy, and be thankful. But even when bad things or conditions attack, attack back because they won't last forever.
Me? I am now trying to enjoy this kanciong feeling. 3 presentations in a row next week that will affect our mark at the end of the semester. But again, they won't last, because my "pause" button will come soon! :D
And good luck to my neneks, and all level 3 students :)
Ps. Kanciong means panik, plus rada stress :p
♥
Tuesday, August 24, 2010
Salah Bertanya
Tp ini sebuah peringatan dan jawaban bagi itu.. Smoga menjadi berkat. Semangad teman2, there are times for everything. ♥
Bacaan hari ini: Keluaran 3:10-17
Ayat mas hari ini: Yesaya 6:8
Bacaan Alkitab Setahun: Mazmur 116-118; 1 Korintus 7:1-19
Ada orang berkata, "Pertanyaan yang benar sudah merupakan setengah dari jawaban yang benar". Artinya jika salah bertanya, kita akan sukar memperoleh jawaban yang benar. Sebaliknya, jika kita mengajukan pertanyaan yang tepat, maka terbentang pula jalur menuju jawaban yang benar.
Salah satu kendala pelayanan adalah ketika kita salah bertanya. Seperti Musa yang risau dengan bertanya, "Siapakah aku?" Ia mempertanyakan kesanggupannya sendiri. "Apakah aku mampu?" Saat itu, Musa pada usia delapan puluh sudah tidak yakin akan panggilan yang pernah bergelora di hatinya empat puluh tahun sebelumnya. Kalau dulu ia gagal, apalagi sekarang. Ia merasa tak berdaya. Pertanyaannya terpusat pada dirinya. Padahal pemeran utamanya bukan Musa, melainkan Tuhan. Siapa Tuhan lebih penting daripada siapa Musa. "AKULAH AKU" lebih penting daripada "siapa aku". Membawa Israel keluar dari Mesir adalah rencana Tuhan. Musa hanya utusan-Nya. Tuhan tak mempersoalkan apakah Musa mampu, melainkan apakah ia mau. Hal selebihnya ada dalam kendali kuasa-Nya.
Bagaimana dengan kita? Bukankah tekanan dan tantangan berat di pelayanan kerap membuat panggilan hati dan semangat kita goyah? Kita pun tergoda bertanya, "Apakah saya mampu?" Sasaran pertanyaan kita adalah "saya". Saatnya kita mengganti pertanyaan "siapa saya" dengan "siapa Tuhan". Dialah Tuhan Sang Pengutus. Apakah yang tidak sanggup Dia lakukan? Jika Dia mengutus, Dia pasti memperlengkapi. Ingat, pelayanan pertama-tama bukan soal kesanggupan, melainkan kesediaan kita. Tuhan hanya butuh kesediaan kita untuk berkata seperti Yesaya, "Ini aku, utuslah aku!"
JANGAN MELAKUKAN PELAYANAN KARENA MERASA SANGGUP.TETAPI MINTALAH KESANGGUPAN DARI DIA SAAT KITA MELAYAN
Saturday, August 21, 2010
I wanna go home~
Aku ndak pede. Aku khawatir. Aku ndak tau. Aku takut. Aku ingin pulang.
What am i going to do, Daddy? Guide me, hold my hands, light my path. But thank You for reminding me to be more thankful. ♥ You, Daddy.
Tuesday, August 17, 2010
TujuhbelasAgustus
(merah darahku, putih tulangku. 17 Agustus kali ini kami, warga Indonesia, turut merayakan kemerdekaan RI yang sudah berlangsung selama 65 taun dengan memakai baju merah-putih)
Sunday, August 15, 2010
Just 2 weeks
Awalnya terkesan lebay waktu nduk dev bilang "belajar cara hidup di SG (lagi)." Tp ternyata sama dengan saya. 2bulan liburan di indo cukup untuk melupakan beberapa hal dan tempat yg sebelumnya selalu dikunjungi. Entahlah, serasa gemetar untuk menjalani 10 bulan di depan. Tugas akhir terlihat seperti raksasa yang siap "ngoplok2" (bahasa apa lagi nih.. Hahaha) saya selama 10 bulan.
Oh well, ada break ato hari spesial yang pastinya ditunggu2:
Aug : 17 agustus donggg
Sept : project week + graduation diploma, minggu ke3 sept
Oct : batik day
Nov: assessment and what queue after that
Huhuw. Daddy, please please please hold my hands.
Mode :Mencoba optimis dan menikmati SG
Thursday, May 20, 2010
Hati-hati
Untuk mempertahankan, itu lebih susah.
Untuk mengembangkan, itu paling susah.